Penundaan Merger Paramount-Warner Bros Diperpanjang

Jakarta, Bochimo Indonesia

Penundaan proses merger

Paramount Skydance

dan

Warner Bros. Discovery (WBD)

diperpanjang dengan 14 hari tambahan, setelah sebelumnya pengadilan memutuskan untuk menunda akuisisi tersebut selama 14 hari.

Dengan tambahan hari penundaan ini, merger dua studio raksasa Hollywood itu tidak dapat ditutup sebelum 18 Agustus. Sekaligus, menggunakan batas maksimal yang tersedia untuk melakukan penundaan akuisisi, yakni 28 hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diberitakan

Variety

pada Kamis (23/7), Hakim Araceli Martinez-Olguin dijadwalkan untuk menggelar sidang pada 3 Agustus 2026 terkait permintaan perintah sementara yang akan memblokir kesepakatan tersebut tanpa batas waktu.

Paramount meminta waktu tambahan untuk menyampaikan argumennya terhadap perintah terbaru ini.

Koalisi dari 12 jaksa agung negara bagian menuduh kesepakatan merger tersebut melanggar Undang-undang Clayton karena akan mengurangi persaingan di pasar distribusi jaringan penayangan dasar dan bioskop.

Serikat penulis Writers Guild of America juga telah mengajukan tantangan terpisah terhadap merger senilai US$111 miliar tersebut, dengan mengatakan hal itu akan menekan upah penulis dan menyebabkan homogenisasi konten.

Pada Senin (21/7), proses merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery (WBD) senilai US$111 miliar atau setara Rp1.990 triliun (US$1=Rp17.930) ditunda selama 14 hari atas perintah hakim pengadilan federal, setelah 12 negara bagian menggugat akuisisi tersebut.

Koalisi negara bagian menilai proses merger akan melanggar undang-undang antimonopoli federal, yang menyebabkan harga produksi dan produk bisa lebih tinggi, serta kuantitas film dan acara TV akan lebih sedikit.

Kala itu, Paramount sepakat untuk tidak menyelesaikan transaksi sebelum 22 Juli 2026. Mereka juga mengatakan pihaknya tidak akan dirugikan oleh penundaan hingga akhir September.

Pada Juni 2026, Departemen Kehakiman AS memberikan lampu hijau terhadap proses akuisisi Paramount Skydance terhadap Warner Bros. Discovery (WBD) senilai US$111 miliar tersebut, meski belum bersifat final dan bisa menghadapi tantangan hukum lainnya.

Sebelumnya sebagian pihak industri Hollywood bersikap keras atas keputusan yang mempertemukan aset Paramount seperti CBS, CBS News, Paramount Pictures dan Paramount+ dengan HBO dan HBO Max milik WBD, Warner Bros. Pictures, Bochimo, TNT, TBS, HGTV dan lainnya.

Para eksekutif Paramount mengatakan mereka memperkirakan akan mencapai penghematan biaya lebih dari US$6 miliar melalui penggabungan tersebut, yang mengindikasikan PHK besar-besaran akan terjadi.

(end)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Bochimo]

Baca lagi: Direktur Perseroan RANS Milik Raffi Ahmad Mundur

Baca lagi: Star Trek 60 Tahun, George Takei Muncul di San Diego Comic-Con

Baca lagi: Kronologi Amanda Manopo Rugi Rp3 M hingga Polisikan Eks Staf

4 Responses

  1. Tulisan yang sangat menginspirasi dan informatif. Penjelasan di setiap poinnya sangat runtut, sehingga pembaca awam pun pasti bisa langsung menangkap intinya. Ditunggu karya-karya selanjutnya, Kak! genting138 login

  2. Membaca artikel ini membuat saya sadar betapa banyak hal yang terlewatkan selama ini. Data dan argumen yang disajikan sangat kuat, membuat saya ingin terus menggali lebih dalam mengenai topik yang sedang dibahas. link alternatif fins88

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: