
Jakarta, Bochimo Indonesia
—
Notes from the Last Row
menjadi drama Korea terbaru dibintangi aktor senior Choi Min-sik. Drama ini menjadi yang pertama ia bintangi dalam tiga tahun terakhir setelah Big Bet (2023).
Choi Min-sik membintangi drama ini bersama Choi Hyun-wook. Notes from the Last Row menceritakan obsesi kelam, ambisi kreatif yang merusak, serta kompleksitas hubungan antara pendidik dan murid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sinopsis Notes from the Last Row.
Drama ini menyoroti kehidupan Heo Mun-oh (Choi Min-sik, seorang profesor sastra Korea di universitas yang menjalani hidup penuh kepahitan. Mun-oh merupakan novelis gagal yang telah lama memutuskan untuk berhenti menulis.
Langkah tersebut diambil setelah dirinya bertahun-tahun terjebak dalam rasa kekalahan, ketidakberdayaan, serta rasa tidak aman yang mendalam akibat kritik kejam dari rekannya di masa muda.
Menjalani sisa hidup yang terasa hampa dan tidak memuaskan, Mun-oh diam-diam memendam rasa muak terhadap para mahasiswanya sendiri yang ia anggap bahkan kesulitan untuk menyusun kalimat dengan benar.
[Gambas:Video Bochimo]
Namun, rutinitas membosankan sang profesor mendadak berubah ketika ia menyadari keberadaan Lee Kang (Choi Hyun-wook).
Berbeda dari mahasiswa lainnya, Kang merupakan mahasiswa jurusan teknik yang memiliki kebiasaan unik, yaitu selalu memilih duduk di barisan paling belakang ruang kuliah.
Rasa penasaran Mun-oh memuncak saat ia berkesempatan membaca hasil tulisan tangan Kang.
Seketika itu pula, Mun-oh dibuat terpikat sekaligus terhenyak oleh pesona misterius serta bakat menulis alami yang luar biasa besar di dalam diri pemuda tersebut.
Didorong keinginan besar untuk mengasah talenta langka ini, Mun-oh menawarkan kelas menulis privat secara personal kepada Kang. Seiring berjalannya waktu, bimbingan intensif itu perlahan-lahan justru menjadi bumerang.
Kecemerlangan ide yang ditumpahkan Kang dalam lembar naskahnya berhasil menyalakan kembali ambisi kreatif dan hasrat pribadi Mun-oh yang sudah lama mati suri.
Sayangnya, kekaguman tersebut bertransformasi menjadi sebuah obsesi yang berbahaya.
Ketertarikan Mun-oh yang berlebihan terhadap setiap untaian kalimat yang digubah sang murid mulai mengaburkan logika dan penilaian objektifnya. Terjebak dalam labirin narasi yang dirajut Kang, Mun-oh mengalami perubahan perilaku drastis.
Pada akhirnya, ketidakmampuannya menarik batas tegas membuat sang profesor terseret dan terjerat dalam serangkaian peristiwa tak terduga yang mengancam kehidupannya.
Notes from the Last Row merupakan hasil adaptasi dari pertunjukan asal Spanyol,
El chico de la Ășltima fila
, karya Juan Mayorga, yang sebelumnya dipentaskan sebagai produksi teater di Korea Selatan pada akhir 2024.
Naskah drama ini ditulis Jang Myung-woo, yang sebelumnya mengadaptasi film My Mother, the Mermaid, dan disutradarai Kim Kyu-tae, yang dikenal dengan karya-karya terkenalnya seperti Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo (2016), Our Blues (2022), The Trunk (2024).
Notes from the Last Row tayang di Netflix.
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Elon Musk Mau Bikin ‘Gugusan Bintang’ Baru, Diberi Nama Starmind
Baca lagi: PM Netanyahu Makin Dibenci di Israel, Siapa Sosok Kuat Penggantinya?
Baca lagi: Ratusan Supporter Padati Shibuya, Rayakan Jepang Lolos ke 32 Besar




7 Responses
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://www.aaihs.org/concede-nothing-how-to-remember-a-storm-ten-years-later/ juga bahas hal yang sama lho.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://www.buzzbii.com/bong88living juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
keren sih buat artikel se sederhana ini , tapi isinya waw banget https://www.kufirst.center.ku.ac.th/ifrpd_innnovationfoodprocessing2021/
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://nvd.nist.gov/vuln/detail/CVE-2008-5049, lumayan buat pelengkap.
good banget pelayanan nya , saya suka dan akan saya infokan ke orang sekitar untuk melihat artikel ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/foreseeing-kus-global-potential-through-the-reinventing-university-program-2-1/
Penjabaran kalimatnya sangat membantu imajinasi dan pemahaman pembaca.
Jarang menemukan artikel online dengan kualitas penulisan sebaik ini.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9561-2/