Stephen Chow Bongkar Alasan Tak Lagi Mau Main Film

Jakarta, Bochimo Indonesia

Aktor sekaligus sutradara legendaris Hong Kong,

Stephen Chow

, akhirnya buka suara soal alasan utama di balik keputusannya tak lagi tampil berakting di depan kamera. Ia terakhir kali berakting dalam CJ7 pada 2008.

Berbeda dari Shaolin Soccer (2001) yang ia juga bintangi, dalam film terbaru yang bertajuk Kung Fu Soccer (2026) Stephen Chow berperan sebagai sutradara, penulis, dan produser, tanpa membintanginya depan kamera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di usianya yang kini menginjak 64 tahun, bintang Kung Fu Hustle tersebut secara jujur mengaku sudah kehilangan dorongan kuat untuk berakting seperti saat ia masih muda.

Dalam sebuah wawancara di tengah promosi film terbarunya, seperti diberitakan SET News via

Yahoo

pada Kamis (30/7), Kung Fu Soccer, Chow bahkan sempat berseloroh mengenai kemampuannya di depan layar.

“Saya benar-benar tidak tahu cara berakting!” ujar Chow seraya tertawa.

[Gambas:Video Bochimo]

Namun di luar kelakar tersebut, sang raja komedi menjelaskan bahwa tumpukan beban kerja di balik layar sebagai sutradara dan penulis skenario telah menyedot habis energinya.

Faktor usia dan penurunan stamina fisik membuatnya merasa mustahil untuk melakoni dua peran sekaligus.

“Pekerjaan di balik layar sangat berat, usia makin bertambah, dan stamina fisik saya sudah tidak bisa mengejar lagi,” pengakuan Stephen Chow.

“Sangat tidak mungkin untuk menjalani keduanya secara bersamaan,” tuturnya.

Namun, sosok yang baru saja kembali menelurkan karya sutradara setelah tujuh tahun absen ini tidak sepenuhnya menutup rapat pintu untuk kembali ke layar kaca.

Ia menyisakan sedikit harapan bagi para penggemarnya yang merindukan aksi komedinya.

“Mungkin saya sedang menunggu peran,” ucap Chow memberi teka-teki.

Di luar urusan film, Chow turut merefleksikan bagaimana filosofi hidupnya dibentuk oleh kecintaannya pada seni bela diri dan kekagumannya terhadap almarhum Bruce Lee.

Chow mengaku, jika dulu tidak terjun ke industri film, ia kemungkinan bakal jadi instruktur Wing Chun, seni bela diri tradisional China yang fokus pada pertarungan jarak dekat, kecepatan tangan, dan efisiensi gerakan.

Ia pun mengutip kalimat bijak sang legenda yang menjadi pegangan hidupnya hingga kini, “be water, my friend.”

Bagi Chow, prinsip ciptaan Bruce Lee tersebut bukan sekadar ajaran bela diri, melainkan filosofi fleksibilitas yang ia terapkan dalam menghadapi perubahan fase hidup dan dunia kreatif yang ia jalani.

Film terbarunya, Kung Fu Soccer, tayang 12 Agustus di bioskop Indonesia.

(chri)

Baca lagi: Hasil Kualifikasi Moto3 Inggris: Veda Ega Posisi 16, Hakim Danish 9

Baca lagi: Coba-coba Slow Jogging, Lari ‘Slay’ yang Ternyata Tak Mudah-mudah Amat

Baca lagi: Gaya Syahrini Bersepeda, Pakai Sandal Jepit Rp8 Juta

5 Responses

  1. Penjelasan yang sangat baik. Sudut pandang tambahan yang tidak boleh dilupakan adalah kepatuhan terhadap aturan dan regulasi lokal agar penerapan konsep ini aman secara hukum di kemudian hari.untung 88 login

  2. Analisis yang sangat cerdas. Di samping aspek-aspek utama di atas, memanfaatkan jejaring komunitas bisa menjadi katalisator yang sangat ampuh untuk mempercepat penyebaran dampak positif dari konsep ini.misteruntung88

  3. “Topik yang diangkat ini kebetulan sedang menjadi bahan diskusi hangat di lingkaran pertemanan saya belakangan ini. Membaca pemaparan Anda memberikan saya banyak sekali amunisi data dan argumen baru yang sangat logis untuk bahan obrolan nanti. Terima kasih sudah menyuplik isu ini dari sudut pandang yang lebih membumi dan mudah dicerna oleh masyarakat umum.” untung88 link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: